Skip to main content

[APA ITU BEGAL] BEGAL ITU ADALAH MERAMPAS DENGAN KONOTASI NEGATIF CENDERUNG KEJI

restorasi blog - Apabila mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata begal adalah: begal /be·gal/ /bégal/ n penyamun; membegal /mem·be·gal/ v merampas di jalan; menyamun;pembegalan /pem·be·gal·an/ n proses, cara, perbuatan membegal; perampasan di jalan; penyamunan: - sering terjadi sehingga penduduk di daerah itu tidak berani memakai perhiasan kalau bepergian Dalam KBBI tersebut memang tidak secara eksplisit dibedakan antara perampasan dan pembegalan, yang sama-sama berarti merampas di jalan. Jadi nuansa kejam dan gelap yang saya miliki rupanya hanya sekedar imajinasi yang berkembang dalam diri saya sendiri.

Belakangan sedang marak fenomena begal di berbagai daerah. Di balik mirisnya fenomena ini, ada hal yang menurut saya membuat besar hati, yaitu munculnya kata 'begal' sebagai bagian dari lema kata arus utama. Dahulu mungkin orang hanya mengenal kata jambret untuk menyebut perilaku perampasan barang milik orang lain di jalan. Saya yang dibesarkan di kabupaten kecil di DIY sebenarnya mengenal kata itu sejak kecil, meskipun waktu itu masih samar-samar mengartikan antara begal, rampok dan maling. Namun demikian, kata ini memang memiliki nuansa yang lebih gelap dan sadis dibandingkan misalnya kata rampas. Dalam bayangan saya, dalam kata begal terdapat nuansa kejam dan pedih, seperti penggunaan senjata tajam untuk melukai korbannya. Hal ini berbeda dengan kata 'rampas' yang dalam bayangan saya hanya berupa proses merebut barang milik orang lain dengan kekerasan tanpa keinginan untuk melukai korbannya. Ketika dewasa, saya mendengar lagi kata begal ketika melakukan kunjungan ke Lampung yang memang memiliki banyak penduduk dari Jawa yang bertransmigrasi. Ketika itu kami diperingatkan oleh penduduk setempat untuk tidak bepergian ke pedalaman di malam hari karena banyaknya pembegalan yang dilakukan di jalan yang masih relatif sepi. Selain itu, ada fenomena pembegalan dalam bentuk lain, misalnya meminta ganti rugi yang jauh lebih besar dari nilai kerugian ketika menabrak hewan-hewan peliharaan warga. Umum terjadi kerugian menabrak ayam misalnya dimintai kerugian setara sapi, karena alasan kalau ayam dipelihara terus akan berkembang biak dan memiliki nilai serupa sapi. Pengendara yang tidak punya pilihan biasanya akan mengikuti permintaan karena adanya tekanan dan ancaman. Apabila mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata begal adalah: begal /be·gal/ /bégal/ n penyamun; membegal /mem·be·gal/ v merampas di jalan; menyamun;pembegalan /pem·be·gal·an/ n proses, cara, perbuatan membegal; perampasan di jalan; penyamunan: - sering terjadi sehingga penduduk di daerah itu tidak berani memakai perhiasan kalau bepergian Dalam KBBI tersebut memang tidak secara eksplisit dibedakan antara perampasan dan pembegalan, yang sama-sama berarti merampas di jalan. Jadi nuansa kejam dan gelap yang saya miliki rupanya hanya sekedar imajinasi yang berkembang dalam diri saya sendiri. Hal ini mungkin karena asal kata daerah yang menjadi sumber kata tersebut yang menurut saya mengandung nuansa kelam. Hal ini tidak berbeda dengan kata dari bahasa Jawa lainnya yang malahan sudah mendunia, yaitu amuk, yang sudah masuk dalam kamus bahasa Inggris: Amok, yang berarti to be out of control and act in a wild or dangerous manner (lihat ini). Sayang memang, sedikit sumbangan kita dalam bahasa Inggris ternyata berupa bahasa yang mengandung konotasi negatif. Namun demikian, saya sebenarnya berbesar hati dengan maraknya kata 'begal' dipergunakan secara luas. Kata ini saat ini sudah menjadi kata yang umum digunakan untuk mengganti kata perampasan di jalan oleh pelaku berkendaraan bermotor atau penjambretan. Naiknya kata ini menjadi kata yang populer menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia sangat kaya dengan makna dan nuansa. Kata yang dalam bahasa Inggris mungkin hanya memiliki satu kata: steal (maaf kalau saya salah, silakan ditambahi buat yang lebih ahli), dalam bahasa Indonesia bisa diterangkan dengan berbagai kata, dengan beragam nuansa. Penggunaan kata 'begal' ini menurut saya merupakan keanehan atau anomali di tengah banyaknya penggunaan kata-kata bahasa asing yang dipaksakan dalam bahasa kita sehari-hari. Karena itu, sebenarnya kita tidak perlu malu dan minder menggunakan bahasa Indonesia dalam berbagai kesempatan. Dan semuanya sepertinya memang harus berawal dari diri kita sendiri yang seringkali tidak PD dan kurang hebat menggunakan bahasa ibui. Kompasiana mungkin juga dapat memulai dengan mengganti rubrik-rubrik Head Line menjadi Berita Kepala, Trending Articles menjadi Artikel Populer (walau populer serapan juga), Highlight menjadi misalnya Artikel Utama, Featured Articles menjadi Artikel Menarik, dan sebagainya. Semoga kita dapat turut berperan memperkaya dan merawat bahasa kita yang sebenarnya sangat indah dan kaya nuansa. Kalau tidak kita, siapa lagi?

SUMBER: http://www.kompasiana.com/cru1s3r/begal-bahasa-apa-itu_54f8b600a3331107168b474f
Belakangan sedang marak fenomena begal di berbagai daerah. Di balik mirisnya fenomena ini, ada hal yang menurut saya membuat besar hati, yaitu munculnya kata 'begal' sebagai bagian dari lema kata arus utama. Dahulu mungkin orang hanya mengenal kata jambret untuk menyebut perilaku perampasan barang milik orang lain di jalan. Saya yang dibesarkan di kabupaten kecil di DIY sebenarnya mengenal kata itu sejak kecil, meskipun waktu itu masih samar-samar mengartikan antara begal, rampok dan maling. Namun demikian, kata ini memang memiliki nuansa yang lebih gelap dan sadis dibandingkan misalnya kata rampas. Dalam bayangan saya, dalam kata begal terdapat nuansa kejam dan pedih, seperti penggunaan senjata tajam untuk melukai korbannya. Hal ini berbeda dengan kata 'rampas' yang dalam bayangan saya hanya berupa proses merebut barang milik orang lain dengan kekerasan tanpa keinginan untuk melukai korbannya. Ketika dewasa, saya mendengar lagi kata begal ketika melakukan kunjungan ke Lampung yang memang memiliki banyak penduduk dari Jawa yang bertransmigrasi. Ketika itu kami diperingatkan oleh penduduk setempat untuk tidak bepergian ke pedalaman di malam hari karena banyaknya pembegalan yang dilakukan di jalan yang masih relatif sepi. Selain itu, ada fenomena pembegalan dalam bentuk lain, misalnya meminta ganti rugi yang jauh lebih besar dari nilai kerugian ketika menabrak hewan-hewan peliharaan warga. Umum terjadi kerugian menabrak ayam misalnya dimintai kerugian setara sapi, karena alasan kalau ayam dipelihara terus akan berkembang biak dan memiliki nilai serupa sapi. Pengendara yang tidak punya pilihan biasanya akan mengikuti permintaan karena adanya tekanan dan ancaman. Apabila mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata begal adalah: begal /be·gal/ /bégal/ n penyamun; membegal /mem·be·gal/ v merampas di jalan; menyamun;pembegalan /pem·be·gal·an/ n proses, cara, perbuatan membegal; perampasan di jalan; penyamunan: - sering terjadi sehingga penduduk di daerah itu tidak berani memakai perhiasan kalau bepergian Dalam KBBI tersebut memang tidak secara eksplisit dibedakan antara perampasan dan pembegalan, yang sama-sama berarti merampas di jalan. Jadi nuansa kejam dan gelap yang saya miliki rupanya hanya sekedar imajinasi yang berkembang dalam diri saya sendiri. Hal ini mungkin karena asal kata daerah yang menjadi sumber kata tersebut yang menurut saya mengandung nuansa kelam. Hal ini tidak berbeda dengan kata dari bahasa Jawa lainnya yang malahan sudah mendunia, yaitu amuk, yang sudah masuk dalam kamus bahasa Inggris: Amok, yang berarti to be out of control and act in a wild or dangerous manner (lihat ini). Sayang memang, sedikit sumbangan kita dalam bahasa Inggris ternyata berupa bahasa yang mengandung konotasi negatif. Namun demikian, saya sebenarnya berbesar hati dengan maraknya kata 'begal' dipergunakan secara luas. Kata ini saat ini sudah menjadi kata yang umum digunakan untuk mengganti kata perampasan di jalan oleh pelaku berkendaraan bermotor atau penjambretan. Naiknya kata ini menjadi kata yang populer menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia sangat kaya dengan makna dan nuansa. Kata yang dalam bahasa Inggris mungkin hanya memiliki satu kata: steal (maaf kalau saya salah, silakan ditambahi buat yang lebih ahli), dalam bahasa Indonesia bisa diterangkan dengan berbagai kata, dengan beragam nuansa. Penggunaan kata 'begal' ini menurut saya merupakan keanehan atau anomali di tengah banyaknya penggunaan kata-kata bahasa asing yang dipaksakan dalam bahasa kita sehari-hari. Karena itu, sebenarnya kita tidak perlu malu dan minder menggunakan bahasa Indonesia dalam berbagai kesempatan. Dan semuanya sepertinya memang harus berawal dari diri kita sendiri yang seringkali tidak PD dan kurang hebat menggunakan bahasa ibui. Kompasiana mungkin juga dapat memulai dengan mengganti rubrik-rubrik Head Line menjadi Berita Kepala, Trending Articles menjadi Artikel Populer (walau populer serapan juga), Highlight menjadi misalnya Artikel Utama, Featured Articles menjadi Artikel Menarik, dan sebagainya. Semoga kita dapat turut berperan memperkaya dan merawat bahasa kita yang sebenarnya sangat indah dan kaya nuansa. Kalau tidak kita, siapa lagi?

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/cru1s3r/begal-bahasa-apa-itu_54f8b600a3331107168b474f
Belakangan sedang marak fenomena begal di berbagai daerah. Di balik mirisnya fenomena ini, ada hal yang menurut saya membuat besar hati, yaitu munculnya kata 'begal' sebagai bagian dari lema kata arus utama. Dahulu mungkin orang hanya mengenal kata jambret untuk menyebut perilaku perampasan barang milik orang lain di jalan. Saya yang dibesarkan di kabupaten kecil di DIY sebenarnya mengenal kata itu sejak kecil, meskipun waktu itu masih samar-samar mengartikan antara begal, rampok dan maling. Namun demikian, kata ini memang memiliki nuansa yang lebih gelap dan sadis dibandingkan misalnya kata rampas. Dalam bayangan saya, dalam kata begal terdapat nuansa kejam dan pedih, seperti penggunaan senjata tajam untuk melukai korbannya. Hal ini berbeda dengan kata 'rampas' yang dalam bayangan saya hanya berupa proses merebut barang milik orang lain dengan kekerasan tanpa keinginan untuk melukai korbannya. Ketika dewasa, saya mendengar lagi kata begal ketika melakukan kunjungan ke Lampung yang memang memiliki banyak penduduk dari Jawa yang bertransmigrasi. Ketika itu kami diperingatkan oleh penduduk setempat untuk tidak bepergian ke pedalaman di malam hari karena banyaknya pembegalan yang dilakukan di jalan yang masih relatif sepi. Selain itu, ada fenomena pembegalan dalam bentuk lain, misalnya meminta ganti rugi yang jauh lebih besar dari nilai kerugian ketika menabrak hewan-hewan peliharaan warga. Umum terjadi kerugian menabrak ayam misalnya dimintai kerugian setara sapi, karena alasan kalau ayam dipelihara terus akan berkembang biak dan memiliki nilai serupa sapi. Pengendara yang tidak punya pilihan biasanya akan mengikuti permintaan karena adanya tekanan dan ancaman. Apabila mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata begal adalah: begal /be·gal/ /bégal/ n penyamun; membegal /mem·be·gal/ v merampas di jalan; menyamun;pembegalan /pem·be·gal·an/ n proses, cara, perbuatan membegal; perampasan di jalan; penyamunan: - sering terjadi sehingga penduduk di daerah itu tidak berani memakai perhiasan kalau bepergian Dalam KBBI tersebut memang tidak secara eksplisit dibedakan antara perampasan dan pembegalan, yang sama-sama berarti merampas di jalan. Jadi nuansa kejam dan gelap yang saya miliki rupanya hanya sekedar imajinasi yang berkembang dalam diri saya sendiri. Hal ini mungkin karena asal kata daerah yang menjadi sumber kata tersebut yang menurut saya mengandung nuansa kelam. Hal ini tidak berbeda dengan kata dari bahasa Jawa lainnya yang malahan sudah mendunia, yaitu amuk, yang sudah masuk dalam kamus bahasa Inggris: Amok, yang berarti to be out of control and act in a wild or dangerous manner (lihat ini). Sayang memang, sedikit sumbangan kita dalam bahasa Inggris ternyata berupa bahasa yang mengandung konotasi negatif. Namun demikian, saya sebenarnya berbesar hati dengan maraknya kata 'begal' dipergunakan secara luas. Kata ini saat ini sudah menjadi kata yang umum digunakan untuk mengganti kata perampasan di jalan oleh pelaku berkendaraan bermotor atau penjambretan. Naiknya kata ini menjadi kata yang populer menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia sangat kaya dengan makna dan nuansa. Kata yang dalam bahasa Inggris mungkin hanya memiliki satu kata: steal (maaf kalau saya salah, silakan ditambahi buat yang lebih ahli), dalam bahasa Indonesia bisa diterangkan dengan berbagai kata, dengan beragam nuansa. Penggunaan kata 'begal' ini menurut saya merupakan keanehan atau anomali di tengah banyaknya penggunaan kata-kata bahasa asing yang dipaksakan dalam bahasa kita sehari-hari. Karena itu, sebenarnya kita tidak perlu malu dan minder menggunakan bahasa Indonesia dalam berbagai kesempatan. Dan semuanya sepertinya memang harus berawal dari diri kita sendiri yang seringkali tidak PD dan kurang hebat menggunakan bahasa ibui. Kompasiana mungkin juga dapat memulai dengan mengganti rubrik-rubrik Head Line menjadi Berita Kepala, Trending Articles menjadi Artikel Populer (walau populer serapan juga), Highlight menjadi misalnya Artikel Utama, Featured Articles menjadi Artikel Menarik, dan sebagainya. Semoga kita dapat turut berperan memperkaya dan merawat bahasa kita yang sebenarnya sangat indah dan kaya nuansa. Kalau tidak kita, siapa lagi?

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/cru1s3r/begal-bahasa-apa-itu_54f8b600a3331107168b474f
Belakangan sedang marak fenomena begal di berbagai daerah. Di balik mirisnya fenomena ini, ada hal yang menurut saya membuat besar hati, yaitu munculnya kata 'begal' sebagai bagian dari lema kata arus utama. Dahulu mungkin orang hanya mengenal kata jambret untuk menyebut perilaku perampasan barang milik orang lain di jalan. Saya yang dibesarkan di kabupaten kecil di DIY sebenarnya mengenal kata itu sejak kecil, meskipun waktu itu masih samar-samar mengartikan antara begal, rampok dan maling. Namun demikian, kata ini memang memiliki nuansa yang lebih gelap dan sadis dibandingkan misalnya kata rampas. Dalam bayangan saya, dalam kata begal terdapat nuansa kejam dan pedih, seperti penggunaan senjata tajam untuk melukai korbannya. Hal ini berbeda dengan kata 'rampas' yang dalam bayangan saya hanya berupa proses merebut barang milik orang lain dengan kekerasan tanpa keinginan untuk melukai korbannya. Ketika dewasa, saya mendengar lagi kata begal ketika melakukan kunjungan ke Lampung yang memang memiliki banyak penduduk dari Jawa yang bertransmigrasi. Ketika itu kami diperingatkan oleh penduduk setempat untuk tidak bepergian ke pedalaman di malam hari karena banyaknya pembegalan yang dilakukan di jalan yang masih relatif sepi. Selain itu, ada fenomena pembegalan dalam bentuk lain, misalnya meminta ganti rugi yang jauh lebih besar dari nilai kerugian ketika menabrak hewan-hewan peliharaan warga. Umum terjadi kerugian menabrak ayam misalnya dimintai kerugian setara sapi, karena alasan kalau ayam dipelihara terus akan berkembang biak dan memiliki nilai serupa sapi. Pengendara yang tidak punya pilihan biasanya akan mengikuti permintaan karena adanya tekanan dan ancaman. Apabila mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata begal adalah: begal /be·gal/ /bégal/ n penyamun; membegal /mem·be·gal/ v merampas di jalan; menyamun;pembegalan /pem·be·gal·an/ n proses, cara, perbuatan membegal; perampasan di jalan; penyamunan: - sering terjadi sehingga penduduk di daerah itu tidak berani memakai perhiasan kalau bepergian Dalam KBBI tersebut memang tidak secara eksplisit dibedakan antara perampasan dan pembegalan, yang sama-sama berarti merampas di jalan. Jadi nuansa kejam dan gelap yang saya miliki rupanya hanya sekedar imajinasi yang berkembang dalam diri saya sendiri. Hal ini mungkin karena asal kata daerah yang menjadi sumber kata tersebut yang menurut saya mengandung nuansa kelam. Hal ini tidak berbeda dengan kata dari bahasa Jawa lainnya yang malahan sudah mendunia, yaitu amuk, yang sudah masuk dalam kamus bahasa Inggris: Amok, yang berarti to be out of control and act in a wild or dangerous manner (lihat ini). Sayang memang, sedikit sumbangan kita dalam bahasa Inggris ternyata berupa bahasa yang mengandung konotasi negatif. Namun demikian, saya sebenarnya berbesar hati dengan maraknya kata 'begal' dipergunakan secara luas. Kata ini saat ini sudah menjadi kata yang umum digunakan untuk mengganti kata perampasan di jalan oleh pelaku berkendaraan bermotor atau penjambretan. Naiknya kata ini menjadi kata yang populer menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia sangat kaya dengan makna dan nuansa. Kata yang dalam bahasa Inggris mungkin hanya memiliki satu kata: steal (maaf kalau saya salah, silakan ditambahi buat yang lebih ahli), dalam bahasa Indonesia bisa diterangkan dengan berbagai kata, dengan beragam nuansa. Penggunaan kata 'begal' ini menurut saya merupakan keanehan atau anomali di tengah banyaknya penggunaan kata-kata bahasa asing yang dipaksakan dalam bahasa kita sehari-hari. Karena itu, sebenarnya kita tidak perlu malu dan minder menggunakan bahasa Indonesia dalam berbagai kesempatan. Dan semuanya sepertinya memang harus berawal dari diri kita sendiri yang seringkali tidak PD dan kurang hebat menggunakan bahasa ibui. Kompasiana mungkin juga dapat memulai dengan mengganti rubrik-rubrik Head Line menjadi Berita Kepala, Trending Articles menjadi Artikel Populer (walau populer serapan juga), Highlight menjadi misalnya Artikel Utama, Featured Articles menjadi Artikel Menarik, dan sebagainya. Semoga kita dapat turut berperan memperkaya dan merawat bahasa kita yang sebenarnya sangat indah dan kaya nuansa. Kalau tidak kita, siapa lagi?

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/cru1s3r/begal-bahasa-apa-itu_54f8b600a3331107168b474f

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

7 cara mendapatkan perut rata tanpa diet dan olahraga

Musim pantai sudah berakhir, tetapi ini tidak berarti bahwa mimpi perut rata harus ditunda sampai musim semi berikutnya. Setelah semua, pada kenyataannya, mendapatkan kubus yang didambakan tidak sesulit kelihatannya pada pandangan pertama. Tidak perlu melelahkan diri Anda dengan latihan paling keras dan diet ketat - menurut pelatih dan ahli gizi berpengalaman, cukup untuk mengikuti tujuh aturan sederhana.

Film Horror Terbaik 2018

Film Horror Terbaik 2018 Portal Layar Rant itu dinilai yang terbaik film horor tahun 2018. Kengerian utama tahun ini adalah terpilihnya film "Reincarnation" dari sutradara Amerika pemula Ari Astaire. Dalam kisah setelah kematian ibu dari tokoh utama, hal-hal gaib mulai terjadi di rumahnya. Menurut penulis peringkat, " Reincarnation" adalah film yang "paling tidak ingin direvisi". Tempat kedua singgah ke film "Silent Place", yang direkam oleh John Krasinki. Sutradara juga menjadi salah satu penulis skenario film dan memainkan peran utama pria di dalamnya. "Silent Place" bercerita tentang keluarga yang tinggal di tempat yang dipenuhi monster. Kondisi utama untuk kelangsungan hidup para pahlawan - komunikasi tanpa satu suara. Tiga film horor terbaik menurut versi portal ditutup oleh "Suspiriya" oleh sutradara Italia Luca Guadagnino. Peran utama dalam pembuatan ulang film 1977 dimainkan oleh Dakota Johnson, Tild...

Daftar Film Terburuk 2018 versi NSFC

Film Terburuk 2018 Para ahli majalah The Hollywood Reporter menamai film-film terburuk tahun 2018. Pemimpin anti-rating adalah drama kejahatan "Codex Gotti," yang disutradarai oleh Kevin Connolly dengan John Travolta dalam peran utama. Seperti yang dikatakan oleh para kritikus film, naskah film dalam beberapa saat menyebabkan tawa, dan pada yang lain hanya membuat Anda bosan. Tempat kedua dalam daftar diambil oleh lukisan Otto Bathurst "Robin Hood: The Beginning". Menurut para ahli, film ini sangat buruk sehingga penciptanya harus "bertobat secara terbuka." Pada baris ketiga peringkat adalah pita "Fifty shades of freedom" oleh James Foley. Lima film yang gagal menutup "kehidupan" Dan Vogelman dan "Ven" Ruben Fleischer dengan Tom Hardy dalam peran utama. Baca juga : Daftar Film Terbaik tahun 2018 Film Horror Paling menyeramkan sepanjang tahun 2018, yang belum nonton boleh jadi referensi

Daftar Film Terbaik 2018 versi National Society of Film Critics

Perhimpunan Kritikus Film Nasional AS (NSFC / National Society of Film Critics ) telah menerbitkan peringkat film terbaik tahun 2018, seperti di lansir di laman The Hollywood Reporter . seperti kita ketahui, NSFC merupakan   sebuah organisasi  kritikus film  Amerika. Organisasi tersebut dikenal karena cita rasa tinggi nya, dan penghargaan tahunannya merupakan salah satu penghargaan kritikus film paling prestisius di Amerika Serikat .

Cara menghilangkan lemak perut: 6 metode yang sudah terbukti

Cara menghilangkan lemak perut: 6 metode yang sudah terbukti Lipatan di perut tidak hanya terlihat buruk, tetapi juga dapat menyebabkan diabetes dan penyakit jantung. Karena itu, Anda harus menyingkirkannya sesegera mungkin. Untuk mengetahui apakah Anda memiliki masalah dengan lemak berlebih di perut Anda, ukur lingkar pinggang dengan selotip. Jika Anda seorang pria, hasilnya tidak boleh lebih dari 102 cm, jika seorang wanita adalah 88 cm, mereka yang memiliki jumlah yang lebih tinggi perlu menggunakan salah satu dari metode ini.

Ramalan Tarot: kartu apa yang akan jatuh pada setiap tanda zodiak pada 2019

Ramalan Tarot: kartu apa yang akan jatuh pada setiap tanda zodiak pada 2019 Prakiraan untuk tahun ini dengan bantuan kartu Tarot adalah cara yang menarik untuk mempelajari apa yang perlu dikonsentrasikan untuk mencapai kesuksesan dan kesejahteraan di tahun baru. Kami mengeluarkan kartu Tarot hanya menggunakan kartu Elder Arcane, dan ini adalah perkiraan untuk semua tanda zodiak untuk 2019.

Seorang Musisi Terkenal Akan Menghabiskan Uang Untuk Amal Dari Penjualan Rumahnya

Seorang musisi terkenal akan menghabiskan uang untuk amal dari penjualan rumahnya Musisi dan komposer Amerika Moby menjual rumahnya di Westchester County, New York dengan harga $ 1,1 juta. Musisi tersebut berencana untuk mentransfer uang ini ke proyek amal. Nih musisi dunia keren banget deh, semakin banyak sedekah semakin kaya.. Mobi memutuskan rumah besar miliknya untuk dijual di musim panas, harga aslinya lebih tinggi dari yang ia jual rumah - $ 1,3 juta. Pada saat yang sama musisi mengumumkan bahwa ia akan menghabiskan dana yang diterima untuk amal. Walaupun Mobi menjual rugi   rumah tersebut, namun tidak ada kekhawatiran dari Mogi untuk hal ini. Mungkin Rumah ini memiliki kenangan yang sangat dalam sehingga Mobi Rela berkorban sedemikian besar untuk rumah ini. Moby sendiri telah berulang kali mendukung proyek amal. Di musim panas, musisi ini menjual koleksi vinilnya untuk mengumpulkan uang untuk amal. Dia ingin mengarahkan semua hasil dari penjualan vinil ke dukun...

[Apa Itu Hotwheels] Hotwheels adalah

Hot Wheels adalah merek pembuat mainan Amerika Mattel. Pada tahun 1968 jalur produksi pertama dari mobil 1: 64 diperkenalkan, dikenal sebagai "The Original Sweet 16". Sebelas dari enam belas yang pertama dirancang oleh Harry Bentley Bradley. Bradley berasal dari industri otomotif dan mendesain bodi untuk mobil konsep Dodge Deora (ukuran penuh) dan Custom Fleetside. Hot Wheel pertama yang diproduksi adalah Custom Camaro biru tua. Ini juga merupakan awal dari seri Red Line, yang berarti bahwa ban memiliki pushpin merah di sisinya.

10 cara menurunkan berat badan bagi yang malas

10 cara menurunkan berat badan bagi yang malas Penurunan berat badan dikaitkan dalam pikiran kita dengan latihan aktif atau kelaparan. Tetapi orang malas juga dapat dengan mudah menurunkan berat badan - tanpa banyak usaha dan perut keroncongan yang konstan. Anda hanya perlu menerapkan 10 cara berikut.

Petinju Kanada Adonis Stevenson, yang kehilangan gelar juara dunia kelas berat

Petinju Kanada Adonis Stevenson, yang kehilangan gelar juara dunia kelas berat (hingga 79,38 kg) menurut versi World Boxing Council (WBC) dari Ukraina Alexander Gvozdik, membuka matanya dan berhasil berkomunikasi dengan kerabatnya. Laporan tentang hal ini TASS . Kondisi umum atlet dinilai stabil, tetapi menurut informasi yang belum dikonfirmasi, sisi kanan tubuhnya lumpuh. Ingat, setelah kekalahan dengan KO dari Gvozdika, Stevenson dibawa ke koma medis, dan sejak Senin tidak ada berita tentang kesehatannya. Berita terbaru bahwa seorang  petinju telah beralih dari kondisi kritis ke kondisi stabil . Carnation mengalahkan Stevenson dengan KO dan menjadi juara dunia WBC Seperti dilaporkan sebelumnya oleh NEWSONE, juara dunia baru di antara petinju profesional, pemilik sabuk WBC,  Alexander Gvozdik, merekam pesan video dengan kata-kata dukungan yang ditujukan kepada pejuang Kanada Adonis Stevenson.